04 June 2010

Gaza Tidak Membutuhkanmu!

Assalamu'alaykum warahmatulLahi wabarakatuhu,
Salah satu dari 12 orang Indonesia yang ada di armada Freedom Flotilla adalah Santi Soekanto. Ia mantan wartawati harian the Jakarta Post, sempat menjadi konsultan media bagi WHO Jakarta, kemudian memutuskan menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. Suaminya, Wisnu Pramudya, juga ada di atas kapal. Wisnu juga wartawan, sempat memimpin majalah Hidayatullah.
Kemarin, Santi mengirim email ini pada saya. Isinya menyentuh. Saya teruskan pada kawan-kawan, semoga juga bisa bermanfaat. Silakan teruskan pada kawan-kawan lain.
Sampai saat mengirim email ini, saya belum tahu kabar mereka dan 10 orang Indonesia lain (selain Santi dan Wisnu, ada juga M. Yasin/ TV One, Surya Fachrizal/ majalah Hidayatullah, Ferry Nur/ Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina, tiga orang dari MER-C, sisanya saya belum tahu).
Mohon terus doakan mereka.
Salam,
--
Tomi Satryatomo
skype: tomi.satryatomo

03 February 2010

Perjalanan Taaruf

Jika melihat bulan, kata orang saya masih tergolong pengantin baru. Baru satu bulan terhitung 28 Oktober yang lalu. Pengantin baru yang benar-benar baru. Karena saya dan suami belum saling mengenal. Hanya satu kali bertemu sebelum menikah. Satu bulan sebelumnya. Dan itu pun tidak banyak bicara. Perkenalan mendalam baru dilakukan usai akad nikah.

Namun, pengantin baru ala saya bukanlah pengantin baru yang identik dengan bulan madu. Sama sekali tak pernah terpikirkan dengan hal yang nampaknya manis dan menyenangkan tersebut. Bagi saya, pernikahan ini sudah merupakan sebuah anugerah dan rezeki yang tiada tara. Suami saya merupakan pilihan terbaik yang Allah berikan kepada saya.

Meskipun sebenarnya suami seorang yang sibuk. Seorang yang sering berada di luar rumah. Pekerjaannya di bidang sosial menuntutnya lebih banyak mengurus masyarakat. Beberapa ipar agak sedih juga melihat kondisi yang saya alami. Tiga hari usai menikah, saya langsung diboyong ke Jakarta, tempat suami mencari nafkah.

30 January 2010

Confessions of Miss Shopaholic

Judul diatas sengaja saya comot dari sebuah judul film yang bercerita tentang kegilaan seorang perempuan muda, Rebecca Bloomberg akan shopping alias berbelanja. Bahkan diceritakan dalam film itu bagaimana Rebecca dikejar-kejar penagih utang serta usahanya ikut terapi untuk menghilangkan kecanduan belanja. Cerita fim ini ringan dan mudah dicerna sekaligus menghibur.

Gila belanja atau istilahnya shopaholic memang bisa menimpa siapa saja terutama mungkin kaum hawa. Maka tidak mengherankan jika menjelang lebaran atau ketika diskon besar-besaran pusat perbelanjaan banyak dijejali pembeli yang mayoritas perempuan. Entah ini kebetulan atau tidak,. Tapi terkadang realitas menunjukkan bahwa wanita memang paling doyan berbelanja.

Ehm…..dan lagi-lagi suasana pusat perbelanjaan yang dipenuhi pembeli, saya temui hari ini. Ya, hari dimana kalender menunjukkan angka 1 dibulan Januari ditahun 2010. Alias tepat memasuki hari pertama ditahun baru Masehi.